Langsung ke konten utama

Letter for Mama

Mama
The greatest woman in the world

Everyone must be very fond of his mother
and always try to do anything to make her happy.

I became very loved my mama
but I always make mistakes
make mom angry, upset, even crying

My mama is tempramental
I know what is the reason
but unfortunately, I always opposed
I am stupid daughter, I think

I am very happy when mama happy
did the opposite
I would feel very sad when mama sad.

not easy to describe how big I love Mama
because of possible embarrassment

My prayer to Allah SWT
Please protect my Mama
and give it rigidity and strength.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peka dan Sensitif

Penyakit parah dan akut yang sering diderita oleh kaum hawa adalah peka dan sensitif bahkan gejala peka dan sensitif ini bisa sampai pada stadium Kegeeran. Semakin banyak kita berinteraksi dengan kaum Adam, rasanya semakin banyak pemicu penyakit ini Perhatian sedikit akan menjadi pemicu...  Langkah preventifnya adalah ikhlas, sabar dan serahkan semua pada Allah karena rencana Allah akan jauh lebih indah ketika kita kaum hawa fokus menggapai cita dan memperbaiki diri

Berbuat

Berbuat atau saya biasa menyebutnya dengan kata 'action' -Seperti sutradara yang menginstruksikan kepada para pemeran dalam film untuk segera action ketika ada tanda atau aba-aba dari sutradara- Saya pun kembali berfikir apakah saya sudah berbuat? Kemudian menyuruh orang lain berbuat bersama-sama? Ataupun mengingatkan orang lain untuk segera mengeksekusi ide-ide mereka. Hehehe Saya jadi merasa malu tiba mengingatkan orang untuk berbuat sementara saya hanya stagnan dengan mimpi dan ide-ide saya. Tapi, sebagai bentuk pembelaan kepada diri saya, saya menganggap bahwa itu adalah gambaran perhatian dari saya, ketika  mengingatkan seseorang untuk berbuat, artinya kita sudah punya patokan mana hal baik yang seharusnya diperbuat dan bisa jadi hal-hal yang kita sampaikan kepada orang lain adalah hal yang telah menjadi bahan evaluasi dari apa yang pernah kita jalani. Saya fikir, kita bisa menolong orang lain untuk tidak melakukan kesalahan seperti yang kita lakukan. Hehehe itu...

Jas Kuning

Alhamdulillah bisa kembali menorehkan cerita di blog ini. April 2015 resmi menjadi mahasiswa salah satu kampus terbaik di Indonesia. Ya, tahun ini setelah pemikiran dan persemedian panjang akhirnya saya memilih untuk melanjutkan studi saya di dalam negeri dan dengan biaya orang tua. It is too difficult since my father was die. But I am sure Allah will give better life for our family.   i always remember. since choose to continue my study. My brother always give me negative respon. and we always fight. hiks :( . It was a bad memories. Agustus 2015 saya sudah pindah sejenak dari Pulau Sulawesi ke Pulau Jawa. Berharap semuanya akan baik-baik saja. Actually, I really confuse for my choice but I try to have fun. EPIDERS FKM UI 2015, Alhamdulillah, menjalani awal kuliah di sini terasa amazing. Bahkan sempat terbesik, enak sekali orang yang S1 nya di sini ya. SPP nya berbanding lurus dengan fasilitas yang ada. *Apa mungkin saya terlalu katro bilang ini ya hehehe.... So pas...