Langsung ke konten utama

nostalgia

Cepat atau lambat
Bukan lelah yang akan memberhentikan langkah ditempat ini
Bukan kecewa yang menumpuk yang membuat rapuh
Bukan sakit yang membuat berhenti

Waktu akan membatasi ruang,
Tak peduli kenangan apa yang telah terangkai di tempat ini
Tak peduli banyak hal yang telah terukir di sini
Karena semakin mengingat itu, semakin banyak kebohongan yang sengaja diurai agar tetap bertahan

Saya
Saya mengagumi tempat ini dengan semua ceritanya,
Mengagumi orang-orang dengan semua karakternya
Walau kadang harus menciutkan semangat dan menghapuskan mimpi pribadi
Hanya untuk melihat tempat ini saja.

Ada banyak hal yang telah terjadi
Dan saya harus berani mengambil keputusan.
Tohh, walau pergi akan ada hal yang bisa dikenang


Kita harus memilih,walaupun memilih itu bukan perkara gampang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menunggu merupakan sesuatu yang belum pasti Namun, Tuhan akan menjawab setiap penantian kita Apa yang kita jalani sekarang adalah hasil dari pilihan kita sebelumnya Percayalah, Bahwa menunggu itu akan ada batasnya :) AlarmMimpi

Peka dan Sensitif

Penyakit parah dan akut yang sering diderita oleh kaum hawa adalah peka dan sensitif bahkan gejala peka dan sensitif ini bisa sampai pada stadium Kegeeran. Semakin banyak kita berinteraksi dengan kaum Adam, rasanya semakin banyak pemicu penyakit ini Perhatian sedikit akan menjadi pemicu...  Langkah preventifnya adalah ikhlas, sabar dan serahkan semua pada Allah karena rencana Allah akan jauh lebih indah ketika kita kaum hawa fokus menggapai cita dan memperbaiki diri

Berbuat

Berbuat atau saya biasa menyebutnya dengan kata 'action' -Seperti sutradara yang menginstruksikan kepada para pemeran dalam film untuk segera action ketika ada tanda atau aba-aba dari sutradara- Saya pun kembali berfikir apakah saya sudah berbuat? Kemudian menyuruh orang lain berbuat bersama-sama? Ataupun mengingatkan orang lain untuk segera mengeksekusi ide-ide mereka. Hehehe Saya jadi merasa malu tiba mengingatkan orang untuk berbuat sementara saya hanya stagnan dengan mimpi dan ide-ide saya. Tapi, sebagai bentuk pembelaan kepada diri saya, saya menganggap bahwa itu adalah gambaran perhatian dari saya, ketika  mengingatkan seseorang untuk berbuat, artinya kita sudah punya patokan mana hal baik yang seharusnya diperbuat dan bisa jadi hal-hal yang kita sampaikan kepada orang lain adalah hal yang telah menjadi bahan evaluasi dari apa yang pernah kita jalani. Saya fikir, kita bisa menolong orang lain untuk tidak melakukan kesalahan seperti yang kita lakukan. Hehehe itu...