Langsung ke konten utama

Berita Dariku Kawan

kukabarkan padamu kawan . Hal ini sangat menyakitkan bagiku, ketika beberapa orang darimu yang sangat kuhargai dalam hari-hariku mengatakan hal yang sangat menyayat hatiku.
kukabarkan padamu kawan . Aku selalu menganggap kalian mampu mengerti aku, mampu mengetahui kalau aku adalah orang yang terkurung dalam sangkar orang tuaku.

Kawan, aku selalu berharap setiap alasan yang kuajukan dapat kalian terima tanpa sedikit pun marah di hati kalian, karena kalian telah mengerti aku.
Kawan, tahukah yang membuat air mata dalam hati mengalir deras yaitu ketika kalian tidak bisa mengerti aku.
kalian kadang melupakan aku atau bahkan sengaja melupakanku,
karena aku punya seribu alasan untuk tidak bergabung dengan kalian.

tahukah ??
betapa inginnya kuisi hari-hari ku dengan kebebasan dan kepercayaan.
tapi itu tak akan pernah bisa kudapatkan, walau sehari
aku ingin kalian mengerti keadaanku.
aku ingin kalian tahu aku membutuhkan kalian setiap saat
walau aku tak pernah bisa bergabung.

hari ini kembali kumeneteskan air mata karena kalian,
tidakkah kalian mengerti posisi dan sifatku ?????
sangkar itu terlalu kuat untuk kubobol.
aku tak bisa bersama kalian menikmati malam takbiran.
semoga kalian memahami apa yang kurasa

walaupun aku yakin beberapa dari kalian,
akan mengeluarkan berbagai opini pedas terhadapku,
aku tahu aku bukan bagian dari siapapu, karena keterbatasanku.

bahkan di malam takbiran ini , aku melihat di rumah ini begitu banyak air mata dan dendam yg terurai
rasanya ingin kabur menikmati malam bersama kalian
tapi aku sungguh egois kalau kulakukan itu.

aku terperangkap di sini dengan dendam-dendam para penghuni rumah ini
dengan dendam yang seharusnya aku tidak perlu tahu
tapi aku  juga merasakannya.

hal menyayatku ketika kalian tidak bisa memahamiku


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbuat

Berbuat atau saya biasa menyebutnya dengan kata 'action' -Seperti sutradara yang menginstruksikan kepada para pemeran dalam film untuk segera action ketika ada tanda atau aba-aba dari sutradara- Saya pun kembali berfikir apakah saya sudah berbuat? Kemudian menyuruh orang lain berbuat bersama-sama? Ataupun mengingatkan orang lain untuk segera mengeksekusi ide-ide mereka. Hehehe Saya jadi merasa malu tiba mengingatkan orang untuk berbuat sementara saya hanya stagnan dengan mimpi dan ide-ide saya. Tapi, sebagai bentuk pembelaan kepada diri saya, saya menganggap bahwa itu adalah gambaran perhatian dari saya, ketika  mengingatkan seseorang untuk berbuat, artinya kita sudah punya patokan mana hal baik yang seharusnya diperbuat dan bisa jadi hal-hal yang kita sampaikan kepada orang lain adalah hal yang telah menjadi bahan evaluasi dari apa yang pernah kita jalani. Saya fikir, kita bisa menolong orang lain untuk tidak melakukan kesalahan seperti yang kita lakukan. Hehehe itu...

Bahagia itu Sederhana

Bahagia itu sederhana, memang betul kalimat di atas, bahwa bahagia itu sederhana tergantung bagaimana kita menyikapi setiap proses dalam hidup kita. Saya pun kadang mengakui bahwa memang betul bahagia itu sederhana bahkan kita hanya perlu bersyukur untuk mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan dalam hidup kita. “Bahagia lahir dari rasa syukur yang tak henti padaNya dan usaha untuk senantiasa berbagi apa yang kita bisa pada sesama. Itulah sebabnya kita bisa memilih untuk berbahagia setiap hari, setiap kali.”  ―  Helvy Tiana Rosa Bahagia itu cara kita menyikapi apa yang kita lalui. Seperti adik-adik di atas yang bahagia dengan aktivitas mereka. Bahagia itu bisa datang dari diri kita karena kesyukuran atas diri kita ataupun atas pencapaian orang lain yang dekat dengan kita. Sesederhana bahagia itu, saya pun merasakannya dan sangat ingin menulis kenangan ini sebagai penyemangat saya. Kira-kira setahun yang lalu pada sebuah organisasi, saya dan beberapa teman menja...

Jas Kuning

Alhamdulillah bisa kembali menorehkan cerita di blog ini. April 2015 resmi menjadi mahasiswa salah satu kampus terbaik di Indonesia. Ya, tahun ini setelah pemikiran dan persemedian panjang akhirnya saya memilih untuk melanjutkan studi saya di dalam negeri dan dengan biaya orang tua. It is too difficult since my father was die. But I am sure Allah will give better life for our family.   i always remember. since choose to continue my study. My brother always give me negative respon. and we always fight. hiks :( . It was a bad memories. Agustus 2015 saya sudah pindah sejenak dari Pulau Sulawesi ke Pulau Jawa. Berharap semuanya akan baik-baik saja. Actually, I really confuse for my choice but I try to have fun. EPIDERS FKM UI 2015, Alhamdulillah, menjalani awal kuliah di sini terasa amazing. Bahkan sempat terbesik, enak sekali orang yang S1 nya di sini ya. SPP nya berbanding lurus dengan fasilitas yang ada. *Apa mungkin saya terlalu katro bilang ini ya hehehe.... So pas...